Rumah modern saat ini banyak yang dirancang menggunakan konsep terbuka. Tujuannya agar interior terlihat lebih luas dan sirkulasi udaranya cenderung lancar. Kendati demikian, ada baiknya jika beberapa ruangan tetap diberikan partisi terutama untuk ruang tamu. Seseorang tidak perlu renovasi menambah dinding, namun hanya cukup menghadirkan desain partisi ruang tamu klasik.
Partisi ini akan membatasi ruang tamu dengan lainnya, sehingga akan membuat penghuni rumah bisa beraktivitas nyaman saat ada tamu datang. Kemudian, jika melihat dari aspek estetika, desain partisi klasik ini juga bisa membuat interior rumah lebih menawan.

4 Contoh Desain Partisi Ruang Tamu Klasik
Partisi ruangan merupakan sebuah penyekat untuk memisahkan satu ruang dengan lainnya yang ada di sekitarnya. Berbeda dengan dinding, partisi ini bersifat semi permanen. Ini artinya partisi mudah dipindahkan maupun dibongkar jika berencana untuk mengubah tata letak ruangan.
Secara umum, partisi memiliki 3 fungsi utama, yaitu: memberikan privasi di setiap ruang, memisahkan atau memberikan batasan jelas antar ruang. dan meningkatkan nilai estetika. Berikut beberapa ide desain yang bisa dicontoh:
1. Desain Partisi dari Tiang Kayu
Desain partisi ruang tamu klasik pertama adalah dari susunan tiang kayu. Di antara tiang kayu ini terdapat celah kecil. Visual ruangan di sebelahnya menjadi samar, namun sirkulasi cahaya dan udara tetap berjalan dengan lancar.
Kehadiran partisi tiang kayu ini menawarkan estetika tinggi bernuansa natural. Pasalnya, partisi juga dibuat terhubung dengan plafon dari material kayu. Penempatan partisi dan plafon ini seolah menegaskan batas wilayah dari ruang tamu.
2. Partisi Lipat dari Anyaman Rotan
Bagi seseorang yang memiliki rumah minimalis dan dana terbatas, bisa mempertimbangkan desain partisi ruang tamu klasik dari anyaman rotan. Modelnya dilipat sehingga mudah jika pengguna akan membuka tutup. Selain itu, beratnya juga ringan sehingga menjadikannya praktis dipindahkan ke ruangan lain jika diperlukan.
Desain partisi ruang tamu dari anyaman rotan ini sangat cocok untuk hunian bergaya tradisional, tropis, minimalis, Skandinavia, hingga bohemian.
3. Desain Partisi dari Kaca
Jika seseorang menginginkan partisi ruang tidak mengurangi kesan luas dari interior rumah open space, maka bisa memanfaatkan partisi dari kaca. Ide desain partisi kaca dirancang menggunakan rangka yang sangat kokoh.
Kemudian, untuk pemasangannya tidak menempel pada permukaan lantai, tapi digantung pada plafon. Hasilnya akan menampilkan keunikan di tengah kesederhanaannya karena seolah seperti melayang.
4. Rak Buku dari Kayu Minimalis
Ide desain partisi ruang tamu klasik berikutnya sangat cocok direkomendasikan untuk pecinta buku karena berupa rak. Jadi, partisi ini memiliki tempat untuk menata koleksi buku sekaligus berfungsi sebagai penyekat ruangan.
Desain partisinya cukup minimalis menggunakan kombinasi papan kayu yang disanggah dengan tiang besi. Kemudian, agar tidak terkesan membosankan, pemilik rumah dapat menambahkan beberapa bagian rak dengan pajangan lain. Misalnya seperti tanaman dalam pot maupun berupa patung. Pastikan untuk menyesuaikan warna rak kayu dengan kayu pada furnitur di sekitarnya agar tampak lebih estetik.
Melihat video kanal TikTok kursicafejepara, tampak penyekat ruangan berupa rak buku besar dengan total 16 lubang. Bahannya terbuat dari kayu jati yang kuat dan kokoh sehingga mampu menjamin ketahanannya untuk dijadikan penyekat ruangan. Tampilannya masih mentah dan belum dilakukan finishing. Apabila sudah dilapisi cat pelapis, dijamin partisi ini sangat estetik dan menawan serta memancarkan nuansa hangat. Ukurannya yang besar mampu menutupi ruangan sebelahnya agar tidak terlihat oleh tamu yang datang. Tentunya jika sudah dipenuhi dengan buku-buku favorit.
Desain Partisi Ruang Tamu Klasik vs Modern
Partisi ruang tamu, baik bergaya klasik maupun modern, keduanya berfungsi untuk membagi ruang tanpa membuat area terasa tertutup. Akan tetapi, dari aspek estetika dan desainnya tentu sangat berbeda. Partisi klasik cenderung lebih rumit dan kaya akan detail. Bahkan kerap menampilkan ukiran tangan halus, lengkungan, motif dekoratif, dan hiasan ornamen arsitektur zaman dahulu.
Di sisi lain, partisi modern terkesan sederhana, bersih, dan fungsional. Fokus desain partisi modern pada garis lurus, permukaan halus, dan minim ornamen. Selain itu, desainnya juga sering kali geometris hingga abstrak. Seseorang dapat memilih gaya klasik jika menginginkan suasana elegan, formal, dan kaya akan detail ukiran. Sedangkan, pilih gaya modern jika menyukai kebersihan, fungsionalitas, ruang terbuka, dan estetika lebih kontemporer serta minimalis.
Demikian ulasan seputar inspirasi desain partisi ruang tamu klasik yang bisa dipilih. Keempat contoh ide di atas, tidak hanya menawarkan fungsionalitas saja. Akan tetapi juga mampu mempercantik ruangan. Oleh karena itu, jika saat ini masih mencari ide partisi ruang tamu, maka dapat memilih salah satu rekomendasi pilihan di atas. /Estri



